Perjalanan Menjadi Sang Juara di Homeschooling Bintang

Aby sejak kecil telah saya biasakan bilingual, mulai pengenalan angka, huruf, bentuk, warna, dan anggota tubuh. Komunikasi kami sehari-hari menggunakan Bahasa Indonesia, tetapi saya ingin agar Aby sudah terlatih sejak dini mengenal bahasa asing, terutama untuk kosakata maupun pengucapan yang benar.

Sejak usia 4.5 tahun, Aby sudah bergabung dengan salah satu lembaga kursus bahasa Inggris di level Small Stars. Dia senang belajar di lembaga tersebut, sampai akhirnya harus berhenti karena pandemi. Kemudian, berbagai kursus Bahasa Inggris saya coba. Lucunya, saya waktu itu iseng memasukkannya ke salah satu kursus yang biayanya murah. Ternyata kelas besar dan tutornya tidak melafalkan beberapa kata dengan benar. Aby langsung protes 😁

Setelahnya, saya masukkan dia ke Lembaga Kursus lainnya. Dia enjoy sampai paket belajarnya habis.

Akhirnya, saya kembalikan dia di Lembaga Kursus yang pertama kali diikuti dan sudah di level Trailblazer ( dua level setelah Small Stars).

Pemicunya mungkin karena saya juga suka Bahasa Inggris dan saya terbiasa mendengarkan lagu berbahasa Inggris. Mungkin dari situ Aby akhirnya tertarik dengan Bahasa Inggris.

Biasanya, anak-anak masih berubah-ubah soal cita-cita. Namun, Aby selalu mengatakan bahwa dia ingin menjadi seorang dokter spesialis anak.

Bahasa Inggris yang fluent menurut saya akan berguna dalam bidang apa pun. Jadi, kami sebagai orang tua akan mengarahkan potensinya untuk bisa berada dalam jalur menuju cita-citanya.

Kalau soal kemampuannya berbahasa Inggris, tentunya meningkat dan saya terus mendorong dia untuk lebih meningkatkan kemampuannya.

Aby sekarang ini lebih suka mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris. Dia juga mulai membaca cerita pendek berbahasa Inggris yang selalu ada pesan moralnya.

Aby tipe anak yang easy going. Kalaupun ada keraguan, dia bisa mengatasinya dengan baik. Meskipun begitu, kami tetap mendorong dia untuk melakukan persiapan dalam menghadapi apa pun, termasuk lomba.

Tantangan terbesar adalah membuat Aby terlibat percakapan berbahasa Inggris. Saya pernah bikin jadwal English Day di rumah, tetapi mendadak Aby menjadi anak yang pendiam 😁

Namun, ketika dia berada bersama teman-temannya saat kursus, komunikasi bisa berjalan.

Saat saya baca pengumuman itu, hal pertama yang terjadi pada saya adalah menangis dan memohon ampun kepada Allah karena saya sempat meragukan kemampuan Aby.

Seperti saya katakan sebelumnya, Aby tipe easy going. Dia anaknya mengalir, seratus delapan puluh derajat berbeda dengan saya. Bagi saya, persiapan itu penting. Bagi Aby, ketika dia sudah merasa bisa, itu cukup.

Nah, inilah tantangan saya dalam mendidik Aby. Akhirnya, saya mix. Dia tetap harus melakukan persiapan, tapi waktunya dia yang tentukan.

Jadi, saya merasa berdosa pernah meragukan kemampuan Aby. Sebenarnya saya percaya dengan kemampuannya, tetapi melihatnya tidak melakukan persiapan itu, menimbulkan kekhawatiran.

Muncul rasa bangga pada dirinya. Medalinya digantung di atas cermin 😁

Kalau perubahan, saya rasa tidak ada, ya. Aby memang anak yang percaya diri. Dia akan mengutarakan pendapatnya tanpa ragu. Dia akan bertanya kalau dia rasa ada yang tidak dia pahami. Dia akan mendebat jika dia rasa ada cara lain untuk meraih tujuan yang sama.

Mengetahui minat dan bakat anak itu butuh kesabaran dan usaha. Terlebih, jika tipe anaknya seperti Aby, dominan dan kritis.

Aby bisa melakukan banyak hal dengan baik, tetapi tidak semua disertai mood yang pas. Jadi, ketika dia merasa tidak mood atau tidak suka, hal yang sebenarnya dia bisa lakukan dengan baik, tidak dia lakukan.

Nah, mengenali bakat dan minat anak butuh waktu. Proses selanjutnya adalah memberikan pengertian bahwa dia berbakat dan berminat di bidang ini dan itu. Kemudian, mengarahkan dan mendukung juga merupakan bagian penting untuk membuat anak benar-benar merasa bahwa “yes, it’s me”.

Alhamdulillah, Aby tidak kecanduan gadget. Ketika dia akses Youtube, dia mencari segala informasi tentang hal-hal yang dia suka: soal lampu, ikan hias, astronomi, dan pengetahuan tentang kesehatan.

Aby juga berkegiatan di sekolah metaverse di after school program. Di sini dia berhubungan dengan dunia digital. Dia banyak menggunakan komputer karena dunia di sekolah itu full digital. Aby sangat menyukainya.

Sejak kecil, Aby juga suka angka-angka. Kebetulan, saya juga suka Matematika. Akhirnya, saya masukkan ke salah satu lembaga kursus matematika sewaktu kelas V SD dan saat ini Aby sudah berada di dua level di atas kelas V SD yaitu di Matematika kelas VII. Hal ini membuat Aby meraih KUMON Award dan mendapatkan piala yang ceremony-nya akan diadakan di bulan Desember nanti.

Jadi, bagi saya, tidak ada hal yang Aby lakukan dan saya anggap main-main. Saya biasanya akan memberikan beberapa level respons. Kalau sampai di level respons 2, Aby masih fokus, berarti potensinya ada. Tapi, kalau di level 2 respons turun dan beralih ke hal lain, maka tidak saya teruskan.

Bedanya, anak bertumbuh. Pembelajaran dia bersifat maju. Sedangkan orang tua, belajar untuk membersamai dengan memahami karakter anak. Kadang, karakter anak berbeda dengan ibu atau ayah. Di sinilah, orang tua harus mampu mengelola ego agar tercipta proses belajar bersama-sama yang menyenangkan.

Read More

Webinar “Kritis vs Membantah: Bedanya Tipis, Efeknya Drastis di Homeschooling Bintang

Anak di rumah lagi sering jawab dengan kata-kata yang bikin Anda gemas, “Kok jawabnya gitu sih?” atau “Dibilangin orang tua kok malah membantah?”

Eits, jangan langsung buru-buru menyimpulkan, ya!

Sikap kritis anak sering kali disalahpahami sebagai “membantah”. Padahal, bedanya tipis, tapi dampaknya ke depannya bisa drastis. Kalau kita salah merespons, kita bisa mematikan potensi anak untuk berpikir logis dan berani berpendapat.

Lalu, bagaimana cara membedakannya? Dan bagaimana cara merespons yang tepat agar anak tidak jadi pembangkang, justru tumbuh jadi pribadi yang kritis dan cerdas?

Yuk, kita bahas tuntas di webinar “Kritis vs Membantah: Bedanya Tipis, Efeknya Drastis”.
Bersama Ibu Prita Yulia Maharani, M.Psi, Psikolog

📅 Tanggal: 4 Oktober 2025
⏰ Waktu: 09.00 – 11.00 WIB
📍 Lokasi: Zoom Meeting
💰 Biaya: GRATIS

Daftar sekarang di bit.ly/ParentingGratisHSB2025 atau hubungi kami di 081234332011.
Sampai bertemu, para orang tua hebat!

#parenting #homeschoolingdisurabaya #webinarparenting #webinarparentinggratis #homeschooling #homeschoolingindonesia #Homeschoolingsurabaya #sekolahonline #sekolahdirumah #orangtuahebat #akademikeluarga #mamahebat #ayahhebat

Read More

Kelas Trial Online Homeschooling GRATIS

Kelas Trial Online Homeschooling Bintang Hadir di bulan September!

Hallo, Moms dan Dads
Saatnya mengenal Homeschooling Bintang lebih dekat dan ikuti keseruan beragam aktivitas edukatif. 🎨📚

Yang tak kalah seru, anak-anak juga bisa ikutan Kelas Trial Online Gratis dan merasakan pengalaman belajar interaktif yang bermakna dan menyenangkan!
🗓️ Jadwal Kelas Trial Gratis : Sabtu, 13 September 2025
🔗 Daftar sekarang di: bit.ly/FormPendaftaranFTC-HSB

Info lebih lanjut hubungi kami di: 📱081234332011

Jangan lewatkan kesempatan ini! 🎉 Tersedia untuk semua jenjang Preschool – SD – SMP – SMA

KELAS PRESCHOOL USIA 3-6 TAHUN

KELAS SD KELAS 1-3 USIA 7-9 TAHUN

KELAS SD KELAS 4-6 USIA 10-12 TAHUN

KELAS SMP KELAS 7-9 USIA 13-15 TAHUN

KELAS SMA KELAS 10-12 USIA 16-18 TAHUN

 

Read More

Mengapa Validasi Data Siswa Itu Penting? Awas Banyak Sekolah Abal-Abal!

Hallo Moms and Dads, perlu hati-hati nih untuk memilih sekolah, harus dipastikan apakah sekolahnya punya NPSN (Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional) ataukah data siswanya tercantum di Dapodik / Emis? Karena siswa berhak mendapatkan ijazah tidak hanya karena sudah menyelesaikan sekolahnya namun data-data siswanya ter-record mulai dari kelas awal hingga kelas akhir.

Pendataan siswa menjadi salah satu syarat bahwa siswa tersebut berhak mendapatkan ijazah ketika siswa tersebut dinyatakan lulus.

 

#Homeschooling #homeschoolingbintang #homeschoolingsurabaya #homeschoolingdisurabaya
@homeschoolingbintang

Read More

Kurikulum Life Skill di Sekolah Cina??? di Homeschooling Bintang Surabaya

Pernahkah Anda melihat anak yang bisa menghadapi masalah kecilnya sendiri? Mungkin dia bisa memperbaiki sepedanya yang rusak atau menyiapkan bekal makanannya sendiri? Itu bukan keajaiban, itu adalah hasil dari pembekalan life skill sejak dini. Mengajarkan anak untuk bertanggung jawab atas hal-hal kecil, seperti merapikan mainan atau mencuci piring, bukan sekadar tugas. Ini adalah investasi terbesar kita untuk masa depan mereka. Kita sedang mengajarkan mereka bahwa mereka mampu, kompeten, dan bisa diandalkan. Ini adalah bekal yang jauh lebih berharga dari sekadar ijazah. Di Homeschooling Bintang Surabaya kegiatan pembekalan Basic Life Skill terdapat dalam kegiatan Life Skill Class dan Bina Mandiri, anak-anak akan dibekali mulai dari bersih diri, merapikan barang pribadinya, membersihkan lingkungannya, menyiapkan makanannya, serta membuat hasta karya. Yuk, mulai ajarkan satu life skill baru minggu ini! Apa yang akan Anda mulai ajarkan? #homeschooling #homeschoolingbintang #homeschoolingbintangsurabaya #homeschoolingsurabaya #homeschoolingdisurabaya #homeschoolingjawatimur #sekolahhomeschooling #sekolahonline #sekolahdirumah #sekolahrumah #sekolahkarakter #lifeskills #lifeskill #sekolahchina

Read More

Ikutilah Open House & Trial Class Homeschooling Bintang, Gratis!

Ikutilah Open House & Trial Class Homeschooling Bintang, Gratis!

Hai semua!
Kalian bingung liburan buat ngapain?
Tenang, tenang, tenang! buat kalian yang mencari kegiatan untuk liburan, gimana kalau ikutan OPEN HOUSE DAN TRIAL CLASS di HOMESCHOOLING BINTANG! dijamin seru dan tentunya “GRATIS!!!”

OPEN HOUSE DAN FREE TRIAL CLASS ini tersedia mulai jenjang Preschool, SD, SMP, dan SMA ya. Kegiatannya bisa diikuti secara ONLINE dan OFFLINE pada hari Sabtu, 12 Juli 2025

Kira-kira kegiatannya ngapain aja sih?!
Kita akan diajak buat seru-seruan bareng dan merasakan gimana sih serunya pembelajaran di Homeschooling Bintang.

Belajar nggak hanya butuh teori aja ya, tapi kita juga langsung diajak praktik dan berkegiatan bareng dengan menyenangkan loh!

mau yang lebih seru?
dapatkan diskon spesial 35% Potongan Uang Pangkal dan doorprize menarik loh!!

Pasti penasaran kan!
Tunggu apa lagi. Yuk segera daftar! informasi lebih lanjut bisa klik link berikut ya!

Daftar di sini: bit.ly/DaftarFTCHsBintang2025

Cuss… cari infonya di sini ya:
📞 081234332011
🌐 homeschoolingbintang.sch.id
IG   @homeschoolingbintang
📍 Sidosermo Airdas Kav. A7, Surabaya

#sekolahprivat #suasanarumah #homeschooling #homeschoolingbintang
#homeschoolingsurabaya
#homeschoolingdisurabaya
#homeschoolingsurabayaselatan
#homeschoolingdisidoarjo
#homeschoolingmojokerto
#homeschoolinggresik
#homeschoolingmalang
#fypppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppp
#fypシ❤️💞❤️
#fypreelsシ゚viralシ

Read More

“DIY Mirror Clay” Life Skill Class Homeschooling Bintang

DIY Mirror Clay adalah salah satu kerajinan yang dibuat dalam kegiatan Life Skill Class di Homeschooling Bintang Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Jumat, 16 Mei 2025. Seperti apa kegiatannya yuk simak video berikut ini!

Tertarik untuk mencoba?
Yuk simak alat, bahan, dan langkah-langkah pembuatannya berikut ini:

PETUNJUK LIFE SKILL CLASS PESERTA DIDIK PAKET A, B, dan C
Kerajinan “Mirror Clay”
Alat dan bahan:
 Clay
 Cermin
 Lem Tembak

Langkah kerja:
Membentuk Clay sesuai bentuk yang diinginkan :
1. Siapkan clay dengan warna yang diinginkan untuk bentuk yang akan dibuat. Disini kita akan membuat bentuk bunga. Bentuk bunga memerlukan tiga variasi warna yaitu untuk kelopak bunga, bagian tengah bunga, dan putik bunga.
2. Remas-remas sebentar agar clay menjadi lentur dan mudah untuk dibentuk.
3. Langkah selanjutnya untuk membuat kelopak bunga, bentuk clay menjadi lima bulatan dengan ukuran sesuai keinginan.
4. Jika sudah menjadi lima bulatan, setelah itu rekatkan satu persatu bulatan tersebut dengan satu sama lain hingga menjadi bentuk bunga. (Perhatikan tutorial videl LSC)
5. Setelah kelopak bunga sudah terbentuk, selanjutnya ambil sedikit clay dengan warna yang berbeda untuk bagian tengah bunga.
6. Bentuk menjadi bulatan kecil atau sesuai dengan ukuran kelopak bunga yang sudah tersusun tadi. (Perhatikan tutorial video LSC)
7. Tempelkan bagian tengah bunga di atas kelopak yang sudah tersusun.
8. Selanjutnya lakukan hal yang sama, ambil sedikit clay dengan warna yang berbeda untuk membentuk putik bunga.
9. Bentuk menjadi bulatan yang lebih kecil daripada bentuk bagian tengah bunga. Lalu tempelkan bulatan tersebut ditengah sesuai dengan posisi masing-masing kelopak hingga membentuk seperti putik bunga.
10. Agar clay yang sudah dibentuk tersebut dapat terlihat seperti bunga pada aslinya, tambahkan pola garis pada bagian tengah kelopak bunga satu persatu menggunakan alat yang sudah tersedia di dalam kemasan clay. (Perhatikan tutorial video LSC)
11. Rapikan ketiga bagian tersebut (kelopak, bagian tengah, putik) hingga terlihat seperti bentuk bunga pada umumnya.
12. Tidak hanya bentuk bunga, silahkan membuat bentuk karakter lain sesuai dengan keinginan masing-masing.
13. Buatlah bentuk clay dengan jumlah yang cukup banyak sampai jumlah tersebut pas untuk digunakan mengelilingi cermin yang kalian gunakan.

Pengeringan dan Pemasangan di Cermin:
1. Keringkan clay terlebih dahulu kurang lebih 10-15 menit.
2. Setelah bunga dan bentuk-bentuk lainnya sudah benar-benar kering, tata clay tersebut di bagian pinggir-pinggir cermin sesuai keinginan, hingga semua sisi cermin tertutup sempurna.
3. Kemudian, oleskan lem tembak di bagian belakang bunga atau bentuk lainnya.
4. Tempelkan dengan hati-hati pada permukaan cermin. Tekan perlahan dan tahan beberapa saat agar lem merekat dengan baik.
5. Lakukan hal yang sama satu persatu hingga semua bentuk tertempel pada cermin.
6. Biarkan lem mongering sepenuhnya sebelum menggerakan atau membersihkan cermin.
7. Setelah semuanya menempel dan tertata rapi, DIY mirror clay sudah siap digunakan. 😉

Pengen tahu lebih banyak lagi kegiatan seru lainnya di Homeschooling Bintang?
Yuk cari infonya di sini ya:
📞 081234332011
🌐 homeschoolingbintang.sch.id
📍 Sidosermo Airdas Kav. A7, Surabaya  

 

Read More

Open House & Free Trial Class Homeschooling Bintang 1 Juni 2025

Open House & Free Trial Class di Homeschooling Bintang akan diadakan di tanggal 25 Mei dan 1 Juni 2025. Jangan lewatkan kesempatan EMAS untuk merasakan langsung serunya belajar di Homeschooling Bintang!


Ikuti OPEN HOUSE & FREE TRIAL CLASS kami dan buktikan sendiri bagaimana metode belajar yang personal dan inovatif dapat meningkatkan potensi buah hati Anda. Ini bukan sekadar coba-coba, tapi langkah awal menuju pendidikan yang lebih bermakna dan menyenangkan!

Apakah Anda mencari cara baru untuk membuat belajar lebih menarik dan efektif bagi putra/putri Anda? Kami dengan bangga mengundang putra/putri Anda untuk bergabung dalam Free Trial Class kami!
Dalam kelas percobaan ini, putra/putri Anda akan :
• Merasakan suasana belajar yang interaktif dan suportif.
• Diajar oleh pengajar profesional dan berpengalaman.
• Menemukan cara belajar yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
• Mendapatkan doorprize menarik.

Jangan lewatkan kesempatan ini!
🗓️ Tanggal : 25 Mei dan 1 Juni 2025
⏰ Waktu : 10.00-12.00 WIB
📍 Lokasi : Sidosermo Airdas Kav A No 7 Surabaya
📚 Materi : Trial Class Jenjang SD, SMP dan SMA

Daftarkan putra/putri Anda sekarang melalui [bit.ly/DaftarFTCHsBintang2025]. Kuota sangat terbatas! Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Daftar sekarang dan rasakan manfaatnya!

[bit.ly/DaftarFTCHsBintang2025]

Cuss… cari infonya di sini ya:
📞 081234332011
🌐 homeschoolingbintang.sch.id
📍 Sidosermo Airdas Kav. A7, Surabaya

#Homeschooling
#homeschoolingsurabaya
#HomeschoolingBintang #FreeTrialClass #PendidikanAnak #HomeschoolingSurabaya #CobaGratis #PendidikanBerkualitas

Read More

Homeschooling Alternatif Pendidikan Berkualitas dan Fleksibel

Homeschooling telah menjadi pilihan pendidikan yang populer di Indonesia, terutama setelah pandemi COVID-19. Namun, masih banyak orang tua yang ragu-ragu untuk memilih homeschooling sebagai pilihan pendidikan untuk anak-anak mereka. Ini adalah sistem pendidikan yang memungkinkan anak-anak belajar di rumah dengan bimbingan orang tua atau tutor. Anak-anak dapat belajar dengan fleksibilitas waktu dan tempat yang lebih luas, serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat dan minat mereka.


Homeschooling dapat dilaksanakan secara online atau offline, tergantung pada kebutuhan dan preferensi orang tua.

Kelebihan:

  1. Fleksibilitas: Anak-anak dapat belajar dengan fleksibilitas waktu dan tempat yang lebih luas.
  2. Kualitas pendidikan: Orang tua dapat memantau kualitas pendidikan anak-anak mereka dengan lebih baik.
  3. Kenyamanan: Anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang lebih nyaman dan aman.

    Tips Sukses:

    1. Siapkan ruang belajar khusus: Pastikan anak-anak Anda memiliki ruang belajar yang nyaman dan aman.
    2. Buatlah rutinitas dan jadwal: Buatlah rutinitas dan jadwal belajar yang terstruktur dan konsisten.
    3. Ketahui minat dan kelebihan anak: Pastikan Anda mengetahui minat dan kelebihan anak-anak Anda untuk memilih kurikulum yang tepat.

    Homeschooling adalah alternatif pendidikan yang berkualitas dan fleksibel. Dengan memahami konsep homeschooling, kelebihan dan kekurangan, serta tips sukses dalam melaksanakan homeschooling, orang tua dapat membuat keputusan yang tepat untuk anak-anak mereka.

    Informasi lebih lanjut klik link berikut ini!

    Artikel ini disusun oleh:
    Silvi Putri Margareta
    Mahasiswa Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Universitas Negeri Surabaya
    dari S1 Pendidikan Luar Sekolah

    Referensi

    Faizal, F. S. D., & Rahma, H. (2024). Pengaruh homeschooling terhadap proses belajar mengajar. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran| E-ISSN: 3026-66292(2), 597-605.

    Ferdiansyah, M., Dwiono, S., & Olga, L. (2024). Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Luar Sekolah (Homeschooling) Melalui Pelatihan dan Bimbingan Bagi Orang Tua di Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia5(1), 53-61.

    Saputra, A., Srh, A. H., & Gusmaneli, G. (2024). Pengaruh Homeschooling Terhadap Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak. Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru1(2), 88-100.

    @homeschoolingbintang,(2025, Maret, 5). Belajar Bangun Datar Sambil Baca Buku Cerita. Instagram. Di ambil dari (https://www.instagram.com/reel/DGze5u2P8bO/?igsh=MXgxZjVvaGl6bzd5cw%3D%3D) pada 18 Maret 2025.

    Read More

    Pendidikan Khusus Membuka Jalan Prestasi Anak Berkebutuhan Khusus

    Pendidikan adalah hak setiap individu, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal dan meraih prestasi yang membanggakan. Pendidikan khusus memainkan peran penting dalam memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan unik mereka, baik dalam akademik, seni, olahraga, maupun bidang lainnya.

    Peran Pendidikan Khusus dalam Mengembangkan Bakat ABK
    Pendidikan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik ABK agar mereka dapat berkembang secara maksimal. Beberapa aspek penting dalam pendidikan khusus meliputi:

    1. Kurikulum yang Fleksibel – Kurikulum yang disesuaikan dengan kemampuan dan minat ABK memungkinkan mereka belajar dengan lebih efektif.
    2. Pendekatan Individual – Metode pembelajaran yang dipersonalisasi membantu ABK mendapatkan pengalaman belajar yang optimal.
    3. Dukungan dari Guru dan Terapis – Kehadiran guru khusus, terapis, dan tenaga pendukung lainnya sangat membantu dalam mengembangkan potensi ABK.
    4. Lingkungan yang Inklusif dan Mendukung – Sekolah dan masyarakat yang inklusif memberikan ruang bagi ABK untuk mengekspresikan diri serta meningkatkan rasa percaya diri mereka.

    Deretan ABK Berprestasi di Indonesia
    Banyak ABK di Indonesia yang berhasil meraih prestasi di berbagai bidang, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk sukses. Beberapa di antaranya adalah:


    source: American Got Talent

    1. Ariani Nisma Putri – Seorang penyanyi berbakat yang tunanetra dan berhasil menjuarai berbagai kompetisi menyanyi internasional, termasuk America’s Got Talent 2023.

    2. Dalam kompetisi Cloud Computing Club bertajuk Laptop for Builders yang diselenggarakan oleh Amazon Web Services (AWS) di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Juli 2022, dua siswa berkebutuhan khusus, Muhammad Muqit (17) dan Sahrul Aripin (19), berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai Juara 1 Best Design.

    3. Dalam ajang internasional Cidesco Make Up and Body Art Competition 2021 yang digelar pada Rabu, 8 September 2021, 4 siswa berkebutuhan khusus berhasil meraih 5 penghargaan atas keterampilan mereka di bidang tata rias. Rezky Aulia Putri, Sri Susilawati, Rachel Rahmadhini, Angelica Salwa Muharam

    Pendidikan yang tepat dapat menjadi jembatan bagi ABK untuk mengembangkan bakat mereka dan meraih prestasi yang luar biasa. Dengan dukungan yang tepat dari keluarga, sekolah, dan masyarakat, ABK dapat menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk mencapai impian. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan dukungan lebih lanjut untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan khusus di Indonesia.

    di Homeschooling Bintang, sejak 2 tahun yang lalu telah menyelenggarakan layanan pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus seperti Slow Learner, ADD, ADHD, Tuna Grahita Ringan, Hambatan Belajar (Disleksia, Disgraphia, Diskalkulia), Tuna Daksa, dan juga Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CIBI).

    Melalui pendidikan khusus tersebut harapannya adalah dapat memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus sehingga mereka dapat berkembang sesuai kebutuhan belajarnya masing-masing.


    DAFTAR PUSTAKA

    • Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. (2023). Panduan Pendidikan Inklusif di Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    • Harjono, S. (2022). Strategi Pembelajaran untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Alfabeta.
    • Kementerian Pemuda dan Olahraga. (2023). Data Atlet Paralimpik Berprestasi di Indonesia. Jakarta: Kemenpora RI.
    • Santoso, B. (2021). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
    • Suyanto, A. (2020). Metode Pengajaran untuk Siswa dengan Disabilitas. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

     

     

     

    Read More